Kamis, 02 Oktober 2014

CARA DAFTAR SBOBET BOLA : "KISAH HIDUP LIONEL MESSI : DITOLAK KARENA BERTUBUH KECIL, KELAINAN HORMON HINGGA MENJADI PEMAIN TERBAIK DUNIA"

PREDIKSI SKOR BOLA - Lionel Messi (23) memang hanya mencetak satu gol pada final Liga Champions melawan Manchester United (MU). Namun, gol itu membuat timnya kembali unggul dan dengan begitu kembali menekan MU sampai akhirnya Barca menang 3-1.

Dengan gol semata wayang itu, Messi menjadi man of the match dan pencetak gol terbanyak Liga Champions dengan 12 gol. Ini adalah kali ketiga baginya untuk menjadi top scorer Liga Champions dalam tiga musim terakhir.

Orang kini melihat Messi berdiri di puncak, dielu-elukan para legenda sebagai yang terbaik. Namun, takhta tak membuat Messi melupakan tempat ia datang.
Messi lahir dan besar di Rosario, 300 kilometer sebelah barat laut dari Buenos Aires. Ia lahir dengan kelainan hormon yang membuat tubuhnya tak bisa tumbuh seperti anak-anak seusianya. Kondisi fisik itu membuatnya terbuang dari sepak bola.

Menurut The Mirror, pada hari pertama sekolah dasarnya, Messi dilarang ikut bermain sepak bola oleh pelatih karena badannya terlalu kecil. Padahal, anak yang ditolak ini akan menyabet gelar pemain terbaik dunia, bukan sekali, melainkan dua kali, dan mungkin akan bertambah lagi.

Pada 1995, dalam usia delapan tahun, Messi diminati River Plate. Namun, River Plate tak jadi merekrut Messi karena keberatan membayar biaya pengobatan bulanan Messi yang mencapai 500 poundsterling atau sekitar Rp 7 juta.
Karena kondisi ekonomi, ayah dan ibu Messi menyerah. Jangankan membiayai perawatan Messi, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Messi dan tiga saudaranya saja, Jorge dan Celia, mereka kesulitan.
Direktur Barcelona saat itu, Carlos Rexach, terbang melintasi benua dan tidak menyesal. "Saya memanggilnya dan, sebagai ungkapan simbolis (ikatan kontrak), saya memintanya membubuhkan tanda tangan di atas sebuah kertas," kenang Rexach.

Setelah Barcelona setuju menjamin semua biaya perawatannya, Messi berangkat ke Spanyol dengan ayahnya dan masuk tim U-14 Barcelona pada tahun 2000. Pada pertandingan pertamanya, Messi mencetak lima gol.Sekarang, Messi sudah setinggi sekitar 170 sentimeter dan telah mengoleksi lima gelar La Liga, tiga trofi Liga Champions, medali emas olimpiade, dan menurut Forbes memiliki kekayaan senilai 20 juta poundsterling atau sekitar Rp 282 miliar. Namun, menurutnya, ia akan tetap hidup seperti biasa, menikmati sarapan berupa danish pastry dan segelas kopi, misalnya.
"Aku suka hidup sederhana. Aku manusia pada umumnya. Aku mengendarai mobil yang disediakan klub," kata Messi, yang kini memiliki yayasan amal untuk kesehatan dan pendidikan anak-anak bernama "The Leo Messi Foundation".

"Aku tidak membaca buku. Hal istimewa bagiku adalah mencetak gol. Aku suka merayakannya bersama teman-teman dan rekan tim. Aku menyukai kegiatan amalku dengan yayasan yang membantu anak-anak di seluruh dunia."
Prestasi yang dicapainya selalu diakui sebagai sebuah hasil dari kerjasama yang baik dalam sebuah tim, bukan hasil karya dirinya seorang. Begitupun kita, alangkah indahnya hidup ini bila setiap orang tidak hanya mengutamakan kepentingan individunya saja. Masih banyak dari kita yang tidak peduli dengan kepentingan bersama/orang lain, masih banyak dari kita yang lebih senang memiliki tanpa pernah berbagi. Meminjam kata-kata yang sering diucapkan oleh da`i Aa Gym, "kalau mau sholeh, jangan sholeh sendiri, kalau mau kaya juga jangan mau kaya sendiri".
Pelajaran hidup bisa kita dapatkan dari siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Mari melihat Messi dari sisi kebaikan yang dapat diambil darinya saja. Jangan hanya urusan sepakbolanya saja, karena itu tidak akan memberikan manfaat apa-apa kepada kita.

PREDIKSI SKOR BOLA - BANDAR DUNIA.COM, Selalu Kunjungi & Percayakanlah Taruhan Anda Kepada Kami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar